Kegiatan Penyuluhan Bahaya Tawuran dan Larangan Mengikuti Demo Untuk Peserta Didik

Edukasi tentang bahaya tawuran dan larangan mengikuti demo sangat penting diberikan kepada pelajar sejak dini. SMA Sinar Dharma bekerja sama dengan Humas Kepolisian Kelurahan Krendang memberikan arahan terkait hal tersebut. Dampak negatif dari tawuran dan demo sangat merugikan bagi peserta didik baik dalam hal psikologi maupun fisik, oleh karena itu perlu adanya pengawasan dan kerja sama dari pihak keluarga, sekolah, masyarakat, dan kepolisian agar peserta didik tidak terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang merugikan.

Kegiatan Penyuluhan Bahaya Tawuran dan Larangan Mengikuti Demo Untuk Peserta Didik

PESERTA DIDIK SMA SINAR DHARMA MENGIKUTI BERBAGAI PERLOMBAAN DI LUAR SEKOLAH UNTUK MENAMBAH PENGALAMAN DAN WAWASAN

SMA Sinar Dharma memberikan pengajaran secara menyeluruh kepada peserta didik dalam segala aspek tidak terkecuali memberikan pengalaman secara langsung. Peserta didik diberikan kebebasan mengikuti lomba di luar sekolah sesuai dengan minat dan bakat peserta didik. Lomba English Speech pada rangkaian kegiatan MORIARTY “Moral, Science, Art, and Tarakanita’s Creativity” yang diselenggarakan oleh SMAS Tarakanita menjadi salah satu pilihan peserta didik untuk menambah pengalaman dan pengetahuan dalam mata pelajaran Bahasa Inggris. Beberapa peserta didik antusias mengikuti perlombaan tersebut meskipun perlombaan dilaksanakan secara daring.

Berikut peserta didik yang mengikuti perlombaan :

1. ADHIKA GUNAWAN

2. KEVIN

3. NATHALIE PRISCILLA

SMA SINAR DHARMA MULAI MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS

Sesuai dengan instruksi pemerintah untuk segera melakukan pembelajaran tatap muka di DKI Jakarta. Untuk meyambut PTM terbatas, SMA Sinar Dharma telah mempersiapkan semua hal untuk memastikan pembelajaran tatap muka ini berlangsung efektif dan sukses. Persiapan yang dilakukan antara lain adalah persiapan fasilitas Protokol kesehatan yang memadai, Petugas selama PTM terbatas, jadwal yang sesuai dan koordinasi dengan Puskesmas Tambora. 

Program PTM dilakukan terbatas dimana peserta didik yang hadir kesekolah adalah peserta didik yang sudah dizinkan orang tua untuk hadir dan telah melakukan vaksin. Semua peserta didik yang telah bersedia mengikuti PTM diatur dan dijadwal sesuai dengan aturan pemerintah dan protokol kesehatan. Jadwal peserta didik dan Guru diatur dengan baik agar tidak terjadi kerumunan. Seperangkat aturan juga dilakukan seperti penutupan kantin, tidak ada jam istirahat, dilarang saling meminjam dan sebagainya. 

Setiap warga Sekolah atau tamu yang masuk ke kawasan sekolah juga harus mengikuti protokol kesehatan seperti : memakai masker, mencuci tangan, dan dilakukan pengecekan suhu. Alur masuk kendaraan juga diatur agar tidak terjadi penumpukan. 

Proses Pembelajaran juga berlangsung dengan metode Blended learning. Setiap peserta didik yang belum bisa mengikuti PTMT karena berbagai alasan kesehatan dan izin orang tua juga akan mendapatkan layanan pendidikan atau materi pembalajaran secara online. 

SMA Sinar Dharma juga melaksanakan SWAB PCR bekerja sama dengan Puskesmas Tambora. Hasil SWAB PCR terhadap Guru dan Peserta Didik yang kami laksanakan pada tanggal 25, 27, 29 Oktober 2021 semua dinyatakan NEGATIF dari virus Corona-19, hal ini membuktikan bahwa Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di  SMA Sinar Dharma dilaksanakan dengan Prokes yang ketat dan sesuai dengan standar Dinas Pendidikan.

FOTO FASILITAS DAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19

PELAKSANAAN SWAB PCR GURU DAN PESERTA DIDIK BEKERJA SAMA DENGAN PUSKESMAS TAMBORA